Brain (sixthman.net)
MayPesbuk - Otak merupakan salah satu organ vital dalam tubuh kita. Otak
yang mengendalikan setiap inchi tubuh kita. Sudah seyogyanya kita menjaga
baik-baik harta kita sebagai makhluk yang berpikir. Namun terkadang tanpa sadar
kita sebenarnya sedang merusak otak dengan perlahan. Kebiasaan-kebiasaan buruk
kita yang bisa dengan sendirinya merusak otak. Berikut 10 kebiasaan buruk yang
dapat merusak otak seperti dikutip MayPesbukdari forum LautanIndonesia :
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang. Do you know? Kebiasaan saya sebelum berada di bimbingan belajar ini saya adalah orang yang anti sarapan pagi. Karena menurut pengalaman saya, jika saya sarapan pagi maka perut saya akan sakit(mulas).
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer. Untuk rekan saya Kak Ian di bimbel ini saya, Kak Lisa, Kak Daniel, dan semua rekan-rekan kerja menyarankan untuk menjaga kondisi tubuh anda ya....!!!!jadilah anti rokok dan itu termasuk tantangan buat anda.
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang. Do you know? Kebiasaan saya sebelum berada di bimbingan belajar ini saya adalah orang yang anti sarapan pagi. Karena menurut pengalaman saya, jika saya sarapan pagi maka perut saya akan sakit(mulas).
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer. Untuk rekan saya Kak Ian di bimbel ini saya, Kak Lisa, Kak Daniel, dan semua rekan-rekan kerja menyarankan untuk menjaga kondisi tubuh anda ya....!!!!jadilah anti rokok dan itu termasuk tantangan buat anda.
4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidak-seimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak. Untuk adik-adik semuanya yang dimana-mana khususnya ditempat belajar matematika baik offline maupun online di KaBaTaKu kurangi konsumsi gulanya ya....!!!boleh aja apa boleh banget ?!
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak. Untuk rekan-rekan saya dan mentor saya Kak Daniel para ahli Mathematic jaga kondisi tubuh ya...!! kalo sakit istirahat dulu ya..!!!
9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.
So… tunggu apalagi. Jaga baik-baik harta Anda yang tak
ternilai ini. Bukan orang lain yang bisa menyelamatkan anda, tapi anda sendiri yang
dituntut kesadarannya. Bersyukurlah, karena saat anda membaca artikel ini, anda
masih diberi kesehatan oleh-Nya.Thank’s for all God, for everything I have…Selamatkan
otak anda...!!!
No comments:
Post a Comment